<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Al ISLAM</title>
	<atom:link href="http://alislam2008.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alislam2008.wordpress.com</link>
	<description>Way oF Moeslim</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Sep 2008 02:44:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alislam2008.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Al ISLAM</title>
		<link>http://alislam2008.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alislam2008.wordpress.com/osd.xml" title="Al ISLAM" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alislam2008.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SHALAT TARAWIH</title>
		<link>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/29/shalat-tarawih/</link>
		<comments>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/29/shalat-tarawih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 01:39:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alislam2008</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alislam2008.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Riwayat Salat taraweh 20 Rakaat, Bukan 8 Rakaat Ditulis oleh Syaikh Muhammd Nazim &#8216;Adil Qubrusi al-Haqqani Kutipan dari Syaikh Muhammd Nazim &#8216;Adil Qubrusi al-Haqqani Penulis Buku The Divine Kingdom, The Path to Spiritual Excellence, Liberating the Soul: A Guide for Spiritual Growth, dll Damaskus, 7 Desember 2000 Note : Di Masjidil Haram Makkah &#38; Masjid [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=23&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="contentpaneopen" border="0">
<tbody>
<tr>
<td class="contentheading" width="100%">Riwayat Salat taraweh 20 Rakaat, Bukan 8 Rakaat</td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="Buat halaman ini dlm format PDF" href="http://naqshbandibatam.org/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=121" target="_blank"> <img src="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/pdf_button.png" border="0" alt="Buat halaman ini dlm format PDF" align="middle" /></a></td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="Cetak halaman ini" href="http://naqshbandibatam.org/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=121&amp;pop=1&amp;page=0&amp;Itemid=58" target="_blank"> <img src="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/printButton.png" border="0" alt="Cetak halaman ini" align="middle" /></a></td>
<td class="buttonheading" width="100%" align="right"><a title="Kirim halaman ini ke teman via E-mail" href="http://naqshbandibatam.org/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=121&amp;itemid=58" target="_blank"> <img src="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/emailButton.png" border="0" alt="Kirim halaman ini ke teman via E-mail" align="middle" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="contentpaneopen" border="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="70%" align="left" valign="top"><span class="small"> Ditulis oleh Syaikh Muhammd Nazim &#8216;Adil Qubrusi al-Haqqani </span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<div><img style="float:left;" src="http://naqshbandibatam.org/images/stories/syech_nazim.jpg" border="0" alt="Image" hspace="6" width="223" height="272" />Kutipan dari <strong>Syaikh Muhammd Nazim &#8216;Adil Qubrusi al-Haqqani</strong> Penulis Buku The Divine Kingdom, The Path to Spiritual Excellence, Liberating the Soul: A Guide for Spiritual Growth, dll Damaskus, 7 Desember 2000</div>
<div><strong>Note</strong> : Di Masjidil Haram Makkah &amp; Masjid Nabawi, Madinah Sholat Tarawih masih dilakukan sebanyak 23 Rakkat dengan Witir. Maka inilah sholat Terawih yang dituntunkan dari Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam dan Para Sahabat ra.</div>
<div>Bismillahir rohmanir rohim Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam bersabda, &#8220;Tiga orang yang shalatnya tidak diterima adalah budak yang melarikan diri, wanita yang meninggal ketika suaminya marah kepadanya, dan orang yang memimpin shalat sementara yang mengikutinya tidak menyukainya. &#8221; Ketika saya berkunjung kesuatu tempat, saya mempersilahkan seseorang untuk memimpin shalat, namun saya melihat banyak orang tidak suka kepadanya, dan mereka lebih suka kalau saya yang menjadi Imam, dengan alasan inilah saya memimpin shalat Tarawih dan saya melakukannya dengan cepat. Mereka banyak yang melakukan shalat Tarawih hanya 8 rakaat. Apakah 20 rakaat terlalu banyak untuk Allah SWT ? Bahkan 20.000 rakaatpun terlalu sedikit untuk Allah swt. Mereka yang melakukan shalat taraweh 8 rakaat mengatakan kepada dirinya sendiri,&#8221; Cukup, ini sudah terlalu banyak.&#8221; Mereka sudah kelelahan, tetapi mereka masih sanggup menghabiskan waktu di depan TV berjam-jam tanpa kelelahan. Mereka menghabiskan waktu 23 jam untuk ego mereka dan hanya 1 jam mereka habiskan waktu untuk beribadah, bila dijumlahkan seluruh waktu sholat mereka baik siang ataupun malam. Alasan terakhir mereka yang melakukan shalat 8 rakaat adalah rasa malas. Dan kiasan bagi kaum munafiqun dalam Al-Quran yang suci berbunyi,&#8221; Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka bangun dengan malas” (4:142). &#8220;Malas dan Enggan&#8221; (9:54). Sayyidina Ubaydullah RA mengatakan,&#8221; Siapapun yang merasa lelah dan berhenti, dia bukan salah satu dari kita,&#8221;. Kita disini adalah berarti para Pencari (Al Salikun). Ketika mereka merasa lelah, itulah tanda kemalasan. Namun demikian kita melanjutkan jalan menuju Tuhan kita. Seorang hamba harus selalu berada dalam perjalanan menuju Tuhannya LA BUDD MIN AL-SULUK. Betapa beraninya mereka meninggalkan ijma/konsesus umat yang telah bertahan selama 15 abad mengenai shalat tarawih 20 rakaat, dan sunnah Rasulullah saw mengatakan, &#8220;Kalian harus mengikuti sunnahku, dan sunnahku dari kalifah2 yang terbimbing dengan benar setelahku.&#8221;. Apakah hadits ini shahih atau tidak?? (mereka menjawab Shahih). Tetapi ketika mereka melihat orang melakukan shalat 20 raka&#8217;at atau menghabiskan waktu lebih banyak dalam beribadah, mereka mengatakan Bid&#8217;ah, tetapi mereka tak punya keberatan terhadap waktu menonton TV, bagi mereka ini bukan suatu bid&#8217;ah. Sebuah hadits menyatakan, &#8220;Siapa yang meniru seseorang, dia adalah salah satu dari mereka.&#8221; Mereka tidak berhak mengatakan hal itu, ketika Rasulullah saw memerintahkan kita untuk tinggal bersama massa terbesar, Sawad al A&#8217;zam. Dan Sawad al A&#8217;zam melalukan shalat 20 raka&#8217;at sejak 15 abad yang lalu. Berani sekali mereka menentangnya. Bi Hurmatil Habib, bihurmtil Fatiha Wa min Allah at Tawfiq wassalam, arief hamdani Riwayat Salat taraweh 20 Rakaat, Bukan 8 Rakaat : Telah diriwayatkan dari Sayyidah A&#8217;isyah ra. bahwa Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam keluar sesudah tengah malam pada bulan Ramadlan dan beliau melakukan shalat di masjid, maka para shahabat melakukan shalat dengan shalat beliau. Lalu pada pagi harinya para shahabat tersebut memperbincangkan shalat mereka dengan Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam, sehingga pada malam kedua orang bertambah banyak. <img src="http://naqshbandibatam.org/images/stories/ramadhan_kecil.png" border="0" alt="Image" hspace="6" width="128" height="128" />Kemudian Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam melakukan shalat dan orang-orang melakukan shalat dengan shalat beliau. Pada malam ketiga tatkala orang-orang bertambah banyak sehingga masjid tidak mampu menapung para jama&#8217;ah, Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam tidak keluar pada para jama&#8217;ah sehingga beliau keluar untuk melakukan shalat shubuh. Dan setelah beliau shalat shubuh, beliau menghadap kepada para jama&#8217;ah dan bersabda: &#8220;Sesungguhnya tidaklah dikhawatirkan atas kepentingan kalian tadi malam; akan tetapi aku takut apabila shalat malam itu diwajibkan atas kamu sekalian, sehingga kalian tidak mampu melaksanaknnya! &#8220;. Kemudian Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam wafat dan keadaan berjalan demikian pada zaman kekhalifahan Abu Bakar dan permulaan kekhalifahan Umar bin Khattab ra. Kemudian Khalifah Umar bin Khattab ra. mengumpulkan orang-orang laki-laki untuk berjama&#8217;ah shalat tarawih dengan diimami oleh Ubai bin Ka&#8217;ab dan orang-orang perempuan berjama&#8217;ah dengan diimami oleh Usman bin Khatsamah. Oleh karena itu Khalifah Usman bin Affan berkata pada masa pemerintahan beliau: &#8220;Semoga Allah menerangi kubur Umar sebagaimana Umar telah menerangi masjid-masjid kita&#8221;. Yang dikehendaki oleh hadits ini adalah bahwa Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam keluar dalam dua malam saja. Menurut pendapat yang masyhur adalah bahwa Rasulullah saw. keluar pada para shahabat untuk melakukan shalat tarawih bersama mereka tiga malam, yaitu tanggal 23, 25 dan 27, dan beliau tidak keluar pada mereka pada malam 29. Sesungguhnya Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam tidak tiga malam berturut-turut adalah karena kasihan kepada para shahabat. Dan beliau shalat bersama para shahabat delapan raka&#8217;at; tetapi beliau menyempurnakan shalat 20 raka&#8217;at di rumah beliau dan para shahabat menyempurnakan shalat di rumah mereka 20 raka&#8217;at, dengan bukti bahwa dari mereka itu didengar suara seperti suara lebah. Sesungguhnya Nabi saw. tidak menyempurnakan bersama para shahabat 20 raka&#8217;at di masjid adalah karena kasihan kepada mereka. Dari hadits ini menjadi jelas, bahwa jumlah shalat tarawih yang mereka lakukan itu tidak terbatas hanya delapan raka&#8217;at, dengan bukti bahwa mereka menyempurnakannya di rumah-rumah mereka. Sedang pekerjaan Khalifah Umar ra. telah menjelaskan bahwa jumlah raka&#8217;atnya adalah duapuluh, pada saat Umar ra. mengumpulkan orang-orang di masjid dan para shahabat menyetujuinya serta tidak didapati seorangpun dari orang-orang sesudah beliau dari para Khulafa&#8217;ur Rasyidun yang berbeda dengan Umar. Dan mereka terus menerus melakukan shalat tarawih dengan berjama&#8217;ah 20 raka&#8217;at. Dalam hal ini Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam telah bersabda: &#8220;Wajib atas kamu sekalian mengikuti sunnahku dan sunnah dari Al- Khulafa&#8217;ur Rasyidun yang telah mendapat petunjuk; dan gigitlah sunnah-sunnah tersebut dengan gigi geraham (berpegang teguhlah kamu sekalian pada sunnah-sunnah tersebut). HR Abu Dawud Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam juga pernah bersabda sebagai berikut: &#8220;Ikutlah kamu sekalian dengan kedua orang ini sesudah aku mangkat, yaitu Abu Bakar dan Umar&#8221;. HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Telah diriwayatkan bahwa Umar bin Khattab telah memerintahkan Ubayy dan Tamim Ad Daari melakukan shalat tarawih bersama orang-orang sebanyak 20 raka&#8217;at. Dan Imam Al Baihaqi telah meriwayatkan dengan isnad yang shahih, bahwa mereka melakukan shalat tarawih pada masa pemerintahan Umar bin Khattab 20 raka&#8217;at, dan menurut satu riwayat 23 raka&#8217;at. Dan pada masa pemerintahan Usman bin Affan juga seperti itu, sehingga menjadi ijma&#8217;. Dalam satu riwayat, &#8216;Ali bin Abi Thalib ra. mengimami orang-orang dengan 20 raka&#8217;at dan shalat witir dengan tiga raka&#8217;at. Imam Abu Hanifah telah ditanya tentang apa yang telah dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab ra., maka beliau berkata: &#8220;Shalat tarawih itu adalah sunnat mu&#8217;akkadah. Dan Umar ra. tidaklah menentukan bilangan 20 raka&#8217;at tersebut dari kehendaknya sendiri. Dalam hal ini beliau bukanlah orang yang berbuat bid&#8217;ah. Dan beliau tidak memerintahkan shalat 20 raka&#8217;at, kecuali berasal dari sumber pokoknya yaitu dari Rasulullah Muhammad salallahu alayhi wasalam.&#8221; Khalifah Umar bin Khattab ra. telah membuat sunnah dalam hal shalat tarawih ini dan telah mengumpulkan orang-orang dengan diimami oleh Ubayy bin Ka&#8217;ab, sehingga Ubayy bin Ka&#8217;ab melakukan shalat tarawih dengan berjama&#8217;ah, sedangkan para shahabat mengikutinya. Di antara para shahabat yang mengikuti pada waktu itu terdapat: Usman bin &#8216;Affan, &#8216;Ali bin Abi Thalib, Ibnu Mas&#8217;ud, &#8216;Abbas dan puteranya, Thalhah, Az Zubair, Mu&#8217;adz, Ubayy dan para shahabat Muhajirin dan shahabat Anshar lainnya ra. Dan pada waktu itu tidak ada seorangpun dari para shahabat yang menolak atau menentangnya, bahkan mereka membantu dan menyetujuinya serta memerintahkan hal tersebut. Dalam hal ini Nabi Muhammad salallahu alayhi wasalam pernah bersabda: &#8220;Para shahabatku adalah bagaikan bintang-bintang di langit. Dengan yang mana saja dari mereka kamu sekalian mengikuti, maka kamu sekalian akan mendapatkan petunjuk&#8221;. Wassalam</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alislam2008.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alislam2008.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alislam2008.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alislam2008.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=23&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/29/shalat-tarawih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a4a35235efc99236edfb825eca28167e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alislam2008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">Buat halaman ini dlm format PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak halaman ini</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://naqshbandibatam.org/templates/naqshbandi_batam/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kirim halaman ini ke teman via E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://naqshbandibatam.org/images/stories/syech_nazim.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Image</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://naqshbandibatam.org/images/stories/ramadhan_kecil.png" medium="image">
			<media:title type="html">Image</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Photo of Israel Soldiers’ Brutality</title>
		<link>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/photo-of-israel-soldiers%e2%80%99-brutality/</link>
		<comments>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/photo-of-israel-soldiers%e2%80%99-brutality/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 15:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alislam2008</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alislam2008.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Photo In the Quran Allah often criticized the Jews bad deeds. In these photos you could see the brutality of Israel Soldiers. They are not only killing Palestinian men, but also Palestinian women and Children. “And you will find most of the Jews commit sin, fighting, and eat forbidden food. It is very bad what [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=7&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<p>Photo</p>
<p><a title="israelterrorist.jpg" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.jpg"><img src="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.thumbnail.jpg" alt="israelterrorist.jpg" hspace="9" vspace="9" align="left" /></a>In the Quran Allah often criticized the Jews bad deeds. In these photos you could see the brutality of Israel Soldiers. They are not only killing Palestinian men, but also Palestinian women and Children.</p>
<p>“And you will find most of the Jews commit sin, fighting, and eat forbidden food. It is very bad what they are doing” [Al Maaidah:62]</p>
<p> </p>
<p><a title="israelterrorist.jpg" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.jpg"><img src="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.jpg" alt="israelterrorist.jpg" width="498" height="549" /></a></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alislam2008.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alislam2008.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alislam2008.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alislam2008.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=7&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/photo-of-israel-soldiers%e2%80%99-brutality/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a4a35235efc99236edfb825eca28167e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alislam2008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">israelterrorist.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/israelterrorist.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">israelterrorist.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan</title>
		<link>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/</link>
		<comments>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 15:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alislam2008</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alislam2008.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Al-Qur&#8217;an Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.   Sebagai contoh ayat di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=3&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Al-Qur&#8217;an</h2>
<div class="entry">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a title="Tata Surya" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/solar.jpg"><img src="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/solar.jpg" alt="Tata Surya" hspace="9" vspace="9" align="left" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sebagai contoh ayat di bawah:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Langit yang mengembang (Expanding Universe)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Gunung yang Bergerak</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a title="Gambar Gerakan Gunung / Benua" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/gunungbergerak2.JPG"><img src="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/gunungbergerak2.JPG" alt="Gambar Gerakan Gunung / Benua" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">(Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Diselamatkannya Jasad Fir’aun</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a title="ramses.jpg" href="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/ramses.jpg"><img src="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/ramses.jpg" alt="Foto Fir'aun Ramses 2" hspace="9" vspace="9" align="right" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Maurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Injil &amp; Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil &amp; Taurat pun tidak disebut). </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Tulisan di atas hanyalah sebagian kecil dari keajaiban Al Qur’an yang ada dan ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan modern. Bagi yang ingin tahu lebih banyak silahkan baca buku referensi di bawah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jelas Al Qur’an itu benar dan tak ada keraguan di dalamnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” [An Nisaa’:82]</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sumber:</span></strong></p>
<div><strong></strong></div>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Harun Yaya</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><strong>Dr. Maurice Bucaille</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Penerbit Bulan Bintang, 1979</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kramat Kwitang I/8 Jakarta</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-15-1181/">http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-15-1181/</a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://www.media-islam.or.id/2007/11/07/keajaiban-al-quran-dan-ilmu-pengetahuan">http://www.media-islam.or.id/2007/11/07/keajaiban-al-quran-dan-ilmu-pengetahuan</a></span></p>
<p> </p>
<p></span></strong></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alislam2008.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alislam2008.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alislam2008.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alislam2008.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=3&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/keajaiban-al-qur%e2%80%99an-dan-ilmu-pengetahuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a4a35235efc99236edfb825eca28167e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alislam2008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/solar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tata Surya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/gunungbergerak2.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar Gerakan Gunung / Benua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.media-islam.or.id/wordpress/wp-content/uploads/2007/11/ramses.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Foto Fir&#039;aun Ramses 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/</link>
		<comments>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 01:49:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alislam2008</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=1&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alislam2008.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alislam2008.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alislam2008.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alislam2008.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alislam2008.wordpress.com&amp;blog=4438438&amp;post=1&amp;subd=alislam2008&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alislam2008.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a4a35235efc99236edfb825eca28167e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">alislam2008</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
